Kursus komputer majalengka - ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI (IPTEK)
Kursus komputer majalengka
A. Pengertian IPTEK
IPTEK ialah akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dimana dari akronim itu mempunyai dengan kata lain sendiri, baik Ilmu, Pengetahuan, maupun Teknologi.
Ilmu dapatlah di anggap sebagai produk, sebagai proses, dan sebagai paradigma etika.
Ilmu di anggap sebagai proses sebab ilmu adalahhasil dari pekerjaan sosial, yang berjuang memahami alam, insan dan perilakuknya baik secara pribadi atau kelompok.
Ilmu sebagai produk dengan kata lain ilmu didapatkan dari hasil cara keilmuan yang dinyatakan secara umum dan sifatnya yang universal. Oleh karena tersebut ilmu bisa diuji kebenarannya, sampai-sampai tidak mustahil sebuah teori yang telah mapan suatu ketika dapat ditumbangkan oleh teori lain.
Ilmu sebagai paradigma ilmu, sebab ilmu di samping universal, komunal, pun alat meyakinkan sekaligus bisa skeptis, tidak begitu saja gampang menerima kebenaran.
Istilah ilmu yang diajukan di atas bertolak belakang dengan istilah pengetahuan. Ilmu didapatkan melalui pekerjaan metode ilmiah atau epistemology. Jadi, epistemology adalahpembahasan bagaimana menemukan pengetahuan. Epistemologi ilmu terlukis dalam pekerjaan metode ilmiah. Sedangkan pengetahuan ialah pikiran atau pemahaman di luar atau tanpa pekerjaan metode ilmiah, sifatnya bisa dogmatis, tidak sedikit spekulasi dan tidak berpijak pada fakta empiris. Sumber pengetahuan bisa berupa hasil empiris menurut akal sehat (common sense) yang disertai mencoba-coba, intuisi (pengetahuan yang didapatkan tanpa penalaran) dan wahyu (adalahpengetahuan yang diserahkan Tuhan untuk para nabi atau utusan-Nya).
Adapun sejumlah definisi ilmu menurut keterangan dari para berpengalaman seperti yang dilansir oleh Bakhtiar tahun 2005 diantaranya ialah :
a. Mohamad Hatta, mendefinisikan ilmu ialah pengetahuan yang tertata tentang kegiatan hukum kausal dalam suatu kelompok masalah yang sama tabiatnya, maupun menurut keterangan dari kedudukannya terlihat dari luar, maupun menurut keterangan dari bangunannya dari dalam.
b. Ralph Ross dan Ernest Van Den Haag, menuliskan ilmu ialah yang empiris, rasional, umum dan sistematik, dan ke empatnya serentak.
c. Karl Pearson, menuliskan ilmu ialah lukisan atau penjelasan yang komprehensif dan konsisten tentang kenyataan pengalaman dengan istilah yang sederhana.
d. Ashley Montagu, memutuskan bahwa ilmu ialah pengetahuan yang dibentuk dalam satu sistem yang berasal dari pengamatan, studi dan eksperimen untuk menilai esensi prinsip mengenai hal yang sedang dikaji.
e. Harsojo menjelaskan bahwa ilmu adalahakumulasi pengetahuan yang disistemasikan dan sebuah pendekatan atau cara pendekatan terhadap semua dunia pengalaman yaitu dunia yang terbelenggu oleh hal ruang dan waktu, dunia yang pada prinsipnya dapat dicermati oleh panca indera manusia. Lebih lanjut ilmu didefinisikan sebagai suatu teknik menganalisis yang mengijinkan untuk ahli-ahlinya untuk mengaku suatu proposisi dalam format : “ andai …. maka “.
f. Afanasyef, mengaku ilmu ialah manusia mengenai alam, masyarakat dan pikiran. Ia menggambarkan alam dan konsep-konsep, katagori dan hukum-hukum, yang ketetapannya dan kebenarannya diuji dengan empiris praktis.
Yang dimaksud dengan atau definisi tentang ilmu pengetahuan ialah pengetahuan yang didasarkan atas fakta-fakta di mana pengujian kebenarannya ditata menurut keterangan dari suatu tingkah laku sistem. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengaku bahwa ilmu pengetahuan ialah pengetahuan tentang sebuah bidang yang dibentuk secara bersistem menurut keterangan dari metode tertentu, yang dapat dipakai untuk menjelaskan gejala-gejala tertentu.
Ilmu pengetahuan menurut keterangan dari Horton, P, B., dan Chester L, H adalahupaya penelusuran pengetahuan yang bisa diuji dan diandalkan, yang dilaksanakan secara sistematis menurut keterangan dari tahap-tahap yang tertata dan menurut prinsip-prinsip serta formalitas tertentu sementara tekonologi ialah penerapan penemuan-penemuan ilmiah guna memecahkan masalah-masalah praktis.
Ilmu pengetahuan pada dasarnya mempunyai tiga komponen pengampu tubuh pengetahuan yang dibentuk sebagai berikut:
Ontologis, dapat ditafsirkan sebagai esensi apa yang dikaji oleh pengetahuan, sampai-sampai jelas ruang lingkup wujud yang menjadi objek penelaahannya, dengan kata beda ontologis adalahobjek formal dari sebuah pengetahuan
Epistemologis, dapat ditafsirkan sebagai teknik bagaimana pelajaran pengetahuan didapatkan dan dibentuk menjadi tubuh pengetahuan
Aksiologis, adalahasas memakai ilmu pengetahuan atau faedah dari ilmu pengetahuan.
Teknologi, teknologi adalahberasal dari bahasa Yunani, yakni tekne, yang berari pekerjaan, dan logos, berarti sebuah studi peralatan, formalitas dan cara yang dipakai pada sekian banyak cabang industri. Berikut ini pengertian teknologi menurut keterangan dari para berpengalaman :
a. Berdasarkan keterangan dari Prayitno dalam Ilyas (2001), teknologi ialah seluruh perlengkapan ide, metode, kiat benda-benda material yang dipakai dalam masa-masa dan lokasi tertentu maupun guna memenuhi keperluan manusia
b. Berdasarkan keterangan dari Mardikanto (1993), teknologi ialah suatu perilaku produk, informasi dan praktek-praktek baru yang belum tidak sedikit diketahui, diterima dan dipakai atau diterapkan oleh sebagian penduduk masyarakat dalam suatu tempat tertentu dalam rangka mendorong terjadinya perubahan pribadi dan atau semua warga masyarakat yang bersangkutan.
c. Berdasarkan keterangan dari Jaques Ellul memberi makna teknologi sebagai ”keseluruhan cara yang secara rasional mengarah dan mempunyai ciri efisiensi dalam masing-masing bidang pekerjaan manusia”. Pengertian teknologi secara umum merupakan:
proses yang menambah nilai tambah
produk yang dipakai dan didapatkan untuk mempermudah dan menambah kinerja
Struktur atau sistem di mana proses dan produk tersebut dikembamngkan dan digunakan.
d. Berdasarkan keterangan dari Iskandar Alisyahbana, teknologi sudah dikenal insan sejak jutaan tahun yang kemudian karena desakan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak mula peradaban sebetulnya telah terdapat teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan. Pengertian teknologi sendiri menurutnya ialah cara mengerjakan sesuatu guna memenuhi keperluan manusia dengan pertolongan akal dan alat, sehingga seolah-olah memperpanjang, memperkuat atau menciptakan lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan benak manusia.
e. Wikipedia.org mendefenisikan teknologi adalahperkembangan sebuah media / perangkat yang dapat dipakai dengan lebih tepat guna guna memproses serta mengendalikan sebuah masalah.
Kesimpulannya, ilmu pengetahuan memiliki teori-teori atau rumus-rumus yang tetap, dan teknologi adalahpraktek atau ilmu terapan dari teori-teori yang berasal dari ilmu pengetahuan. Jadi ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki saling memiliki hubungan. Jika tidak terdapat ilmu pengetahuan, teknologi tidak bakal ada.
B. Perkembangan IPTEK pada ketika ini
Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya sudah membawa guna luar biasa untuk kemajuan kemajuan umat manusia. Jenis-jenis kegiatan yang sebelumnya menuntut keterampilan fisik lumayan besar, sekarang relatif sudah dapat digantikan oleh perlengkapan mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis sudah mengalihfungsikan tenaga otot insan dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.
Begitupun dengan sudah ditemukannya formulasi-formulasi baru ragam kapasitas komputer, seolah sudah dapat menggeser posisi keterampilan otak insan dalam sekian banyak bidang ilmu dan kegiatan manusia. Ringkas kata, peradaban iptek yang sudah kita capai kini benar-benar telah dinyatakan dan dialami memberikan tidak sedikit kemudahan dan kenyamanan untuk kehidupan umat manusia.
Bagi masyarakat sekarang, iptek telah adalahsuatu religion. Pengembangan iptek dirasakan sebagai penyelesaian dari persoalan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang bakal melepaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek dipercayai akan memberi umat insan kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap kemajuan dan kesejahteraan insan tidaklah bisa dipungkiri. Namun insan tidak dapat pula menipu diri akan fakta bahwa iptek menyebabkan malapetaka dan kesengsaraan untuk manusia. Dalam peradaban canggih yang muda, terlampau sering insan terhenyak oleh disilusi dari akibat negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek dapat mengungkap seluruh tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek melulu mampu memperlihatkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi mestilah lebih dari sekedar fakta obyektif. Kebenaran mesti merangkum pula bagian keadilan.
C. Dampak Positif dan Dampak Negatif dari Perkembangan Teknologi
Dilihat dari sekian banyak bidang :
1. Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam bidang informasi dan komunikasi sudah terjadi peradaban yang paling pesat. Dari peradaban dapat anda rasakan akibat positipnya antara lain:
a. Kita bakal lebih cepat menemukan informasi-informasi yang akurat dan teranyar di bumi unsur manapun melewati internet
b. Kita bisa berkomunikasi dengan teman, maupun family yang paling jauh melulu dengan melewati handphone
c. Kita menemukan layanan bank yang dengan paling mudah. Dan lain-lain
Disamping keuntungan-keuntungan yang anda peroleh ternyata peradaban kemajuan teknologi itu dimanfaatkan pun untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
b. Penggunaan informasi tertentu dan website tertentu yang ada di internet yang dapat disalah pakai fihak tertentu untuk destinasi tertentu
c. Kerahasiaan perangkat tes semakin dalam bahaya Melalui internet saya dan anda bisa memperoleh informasi mengenai tes psikologi, dan bahkan dapat mendapat layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
d. Kecemasan teknologi, selain tersebut ada kegelisahan skala kecil dampak teknologi komputer. Kerusakan komputer sebab terserang virus, kehilangan sekian banyak file urgen dalam komputer inilah sejumlah contoh stres yang terjadi sebab teknologi. Rusaknya modem internet sebab disambar petir.
2. Bidang Ekonomi dan Industri
Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang paling pesat. Dari peradaban teknologi dapat anda rasakan guna positifnya antara lain:
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b. Terjadinya industrialisasi
c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi bakal meningkatkan keterampilan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang dilangsungkan secara besar-besaran yang bakal semakin menambah produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, akibat perkembangan teknologi di dunia industri bakal semakin penting. Tanda-tanda telah mengindikasikan bahwa bakal segera hadir teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual mengerjakan kontak langsung dengan pabrik sampai-sampai pelayanan dapat dilakukan secara langsung dan selera pribadi dapat dipenuhi, dan yang lebih urgen konsumen tidak butuh pergi ke toko.
d. Persaingan dalam lingkungan kerja sehingga menuntut pekerja guna selalu meningkatkan skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan pertumbuhan teknologi dan ekonomi, akan dominan pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang diperlukan akan merasakan perubahan yang cepat. Akibatnya, edukasi yang diperlukan ialah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang dapat mentransformasikan pengetahuan dan skill cocok dengan tuntutan keperluan tenaga kerja yang berubah tersebut.
e. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi dapat menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi Meskipun demikian terdapat pula akibat negatifnya antara lain; 1. terjadinya pengangguran untuk tenaga kerja yang tidak memiliki kualifikasi yang cocok dengan yang dibutuhkan; 2.Sifat konsumtif sebagai dampak kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan pun melahirkan generasi yang secara moral merasakan kemerosotan: konsumtif, boros dan mempunyai jalan pintas yang bermental “instant”.
3. Bidang Sosial dan Budaya
Akibat peradaban teknologi dapat kita lihat
a. Perbedaan jati diri pria dan wanita. Banyak pakar yang berasumsi bahwa sekarang semakin besar porsi perempuan yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan evolusi perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya adalahpekerjaan lelaki semakin menonjol. Data yang tertulis dalam kitab Megatrend for Women : From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) mengindikasikan bahwa peran perempuan dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin tidak sedikit wanita yang menginjak bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan sekian banyak jabatan urgen lainnya.
b. Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan gejala yang menarik. Perkembangan dan peradaban ekonomi telah menambah rasa percaya diri dan keawetan diri sebagai sebuah bangsa bakal semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat bukan lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan, persaingan yang tajam di beragam aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan mencetuskan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
Meskipun demikian peradaban teknologi akan dominan negatip pada aspek budaya:
a. Kemerosotan moral di kalangan penduduk masyarakat, terutama di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlampau menekankan pada upaya pemenuhan sekian banyak keinginan material, telah mengakibatkan sebagian penduduk masyarakat menjadi “kaya dalam pelajaran tetapi kurang mampu dalam rohani”.
b. Kenakalan dan tindak membias di kalangan remaja semakin bertambah semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang terdapat di masyarakat, laksana gotong royong dan tolong-menolong sudah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan urgen dalam membuat kesatuan sosial. Akibat lanjut dapat dilihat bersama, kenakalan dan tindak membias di kalangan remaja dan pelajar semakin bertambah dalam sekian banyak bentuknya, laksana perkelahian, corat-coret, pelanggaran kemudian lintas hingga tindak kejahatan.
c. Pola interaksi antar insan yang berubah. Kehadiran komputer pada banyak sekali rumah tangga kelompok menengah ke atas sudah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon sudah membuka peluang untuk siapa saja untuk bersangkutan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah menciptakan orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain tersebut tersedianya sekian banyak warung internet (warnet) sudah memberi kesempatan kepada tidak sedikit orang yang tidak mempunyai komputer dan drainase internet sendiri guna berkomunikasi dengan orang lain melewati internet. Kini semakin tidak sedikit orang yang menguras waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak dapat asyik membual dengan rekan dan orang asing kapan saja.
4. Bidang Pendidikan
Teknologi memiliki peran yang sangat urgen dalam bidang edukasi antara lain:
a. Munculnya media massa, terutama media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari urusan ini ialah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang mempermudah siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan peradaban teknologi terciptalah metode-metode baru yang menciptakan siswa dapat memahami materi-materi yang abstrak, sebab materi itu dengan pertolongan teknologi dapat dibuat abstrak.
c. Sistem pembelajaran tidak mesti melewati tatap muka Dengan peradaban teknologi proses pembelajaran tidak mesti mempertemukan murid dengan guru, tetapi dapat juga memakai jasa pos internet dan lain-lain.
Disamping tersebut juga muncul akibat negatif dalam proses edukasi antara lain:
a. Kerahasiaan perangkat tes semakin dalam bahaya Program tes inteligensi laksana tes Raven, Differential Aptitudes Test bisa diakses melewati compact disk. Implikasi dari persoalan ini merupakan, tes psikologi yang terdapat akan gampang sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi mesti berpacu dengan kecepatan pembocoran melewati internet tersebut.
b. Penyalahgunaan pengetahuan untuk orang-orang tertentu untuk mengerjakan tindak kriminal. Kita tahu bahwa peradaban di badang pendidikan pun mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi tetapi memiliki moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berjuang menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.
5. Bidang politik
Beberapa akibat yang dapat dimunculkan dalam dunia politik :
a. Timbulnya ruang belajar menengah baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di area ini bakal mendorong munculnya ruang belajar menengah baru. Kemampuan, kemampuan serta gaya hidup mereka telah tidak tidak sedikit berbeda dengan ruang belajar menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, ruang belajar menengah baru ini bakal menjadi pelopor guna menuntut kemerdekaan politik dan kebebasan berasumsi yang lebih besar.
b. Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu pergantian generasi kepemimpinan ini akan dominan dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kemerdekaan dan persamaan semakin kental.
c. Di dunia politik internasional, pun ada kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi sudah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan peradaban di bidang teknologi transportasi sudah menyebabkan bertambahnya kesadaran tersebut. Kesadaran tersebut akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sampai-sampai regionalisme akan mencetuskan kekuatan ekonomi baru.
Sehingga, dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa peradaban teknologi ialah sesuatu yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini, sebab kemajuan teknologi bakal berjalan cocok dengan peradaban ilmu pengetahuan. Teknologi yang sebetulnya adalahalat bentu/ekstensi keterampilan diri manusia. Dewasa ini, sudah menjadi suatu kekuatan otonom yang malah ‘membelenggu’ perilaku dan gaya hidup anda sendiri. Dengan daya pengaruhnya yang paling besar, sebab ditopang pula oleh system-sistem sosial yang kuat, dan dalam kecepatan yang kian tinggi, teknologi sudah menjadi pengarah hidup manusia. Masyarakat yang rendah keterampilan teknologinya ingin tergantung dan melulu mampu bereaksi terhadap akibat yang dimunculkan oleh kecanggihan teknologi.
Perkembangan teknologi memang paling diperlukan. Setiap inovasi dibuat untuk memberikan guna positif untuk kehidupan manusia. Memberikan tidak sedikit kemudahan, serta sebagai teknik baru dalam melakukan kegiatan manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat telah menikmati tidak sedikit manfaat yang diangkut oleh inovasi-inovasi yang telah didapatkan dalam dasawarsa terakhir ini. Namun insan tiudak dapat menipu diri sendiri akan fakta bahwa teknologi mendatangkan sekian banyak efek negatif untuk manusia.
D. Dampak Iptek Terhadap Masyarakat dan Budaya Setempat
Penerapan Iptek dalam pembangunan telah menambah kehidupan masyarakat dan memajukan kehidupan bangsa dan negara di sekian banyak sektor. Namun mesti disadari di balik semua tersebut ada dampak-dampak negatifnya terhadap lingkungan hidup. Yang dimaksud lingkungan hidup dalam urusan ini ialah menyangkut lingkungan alam, lingkungan sosial dan budaya. Lingkungan alam ialah segala situasi alam baik yang organik maupun anorganik (tumbuh-tumbuhan, binatang, air, tanah, batuan, udara, dan lain-lain).
Sedangkan lingkungan sosial ialah semua insan yang terdapat di sekitar, baik perorangan maupun kumpulan ( contohnya keluarga, rekan sepermainan, tetangga, dan rekan sekerja). Kemudian pun menyangkut lingkungan budaya, yaitu hal-hal yang sehubungan dengan karya cipta dan hasil tindakan atau tingkah laku insan misalnya yang mencantol gagasan, norma, kepercayaan, adat istiadat, pakaian, rumah, dan lain-lain.
1. Perubahan Tata Nilai
Berbagai penemuan teknologi telah membawa perubahan yang begitu cepat dalam tata kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut antara lain teknik orang bekerja, gaya hidup, dan tata nilai masyarakat. Berbagai penemuan dan penerapan teknologi sudah membuka fase industrialisasi. Teknologi dan industrialisasi ingin mempercepat tempo kehidupan, pengangkutan serba cepat, dan komunikasi secepat kilat.
Ciri masyarakat industrialis bakal samgat tergantung pada produk teknologi. Ketergantungan ini sudah mendorong pada pilihan-pilihan yang berhubungan dengan reward (keuntungan) dan cost (biaya). Untuk menjangkau kesejahteraan hidup, orang ingin untuk mendapatkan deviden dan memperkecil biaya. Hal ini sudah mengarahkan insan ke dalam paham materialisme. Akibatnya, ketergantungan insan terhadap sesamanya semakin berkurang. Ikatan sosial tradisional bakal semakin luntur dan berpindah pada ikatan kepentingan dengan pertimbangan untung dan rugi. Muncullah tata nilai kebiasaan yang individual materialistik. Nilai-nilai kegotong-royongan, khususnya di lingkungan masyarakat kota mulai melemah.
2. Adanya Kesenjangan Sosial
Perkembangan industri dapat menambah pendapatan dan membuka lapangan kerja. Tetapi pun memunculkan kesenjangan sosial di masyarakat. Muncullah kumpulan masyarakat empunya modal yang kaya bahkan menjadi konglomerat, tetapi pun ada kumpulan masyarakat yang tidak mempunyai ketrampilan. Mereka yang tidak menguasai teknologi bakal semakin ketinggalan dan hidup miskin. Terjadilah jurang perbedaan yang begitu dalam antara si kaya dan si miskin. Hal ini bisa mendorong keirihatian sosial dan kerawanan keamanan.
3. Merosot dan Rusaknya Lingkungan Alam
Akibat dari semakin bertambahnya jumlah penduduk, dan penerapan Iptek yang kurang budiman telah menimbulakan kemerosotan kualitas lingkungan alam. Bahkan tidak melulu merosot, tetapi pun mulai timbul kerusakan-kerusakan sistem lingkungan alam. Beberapa masalah lingkungan yang sehubungan dengan merosot dan rusaknya kualitas lingkungan alam, sebagai berikut:
a) Kemerosotan Kualitas dan Kuantitas Sumber Daya Alam
Merosotnya kualitas dan kuantitas sumber daya alam tersebut terjadi antara lain sebab pemanfaatan lingkungan alam yang berlebihan mendahului kemampuan, sampai-sampai alam tersebut sulit dipulihkan.. Perkembangan Iptek dipacu untuk memburu keuntungan dan kesejahteraan diri manusia tersebut sendiri. Hal ini sudah mendorong sekian banyak praktek teknologi yang mengeksploitasi sumber daya alam secara tidak cukup bertanggung jawab, sebab semata-mata guna kemewahan. Akibatnya, sumber daya alam anda menjadi menipis.
Kualitas sumber daya yang merasakan kemunduran lumayan parah ialah sumber daya air. Di sekian banyak wilayah, baik air tawar maupun air laut mulai merasakan pencemaran, misalnya sebab tercampur dengan logam berat, adanya bakteri coli dan tinja. Sumber air tanah pun mulai ternoda oleh gabungan air laut. Sebagai misal di Jakarta telah meresap sejauh 5-8 km dari pantai (jadi telah sampai selama Monas).
b) Pencemaran oleh Limbah dan Bahan Berbahaya
Terjadi perusakan pada sekian banyak sumber daya alam sudah menurunkan faedah dari sumber alam, laksana air, udara, tanah, dan bahan makanan. Pencemaran ini diakibatkan oleh limbah, khususnya dari area industri. Yang sangat dikhawatirkan ialah pemakaian bahan kimia yang berbahaya, laksana industri pestisida dan munculnya limbah B3 (bahan beracun berbahaya) dari area industri.
c) Meningkatnya Lapisan Gas CO2 dan Kenaikan Suhu Bumi
Akibat adanya akibat kamar kaca telah mengakibatkan menebalanya lapisan gas CO2 yang menyelubungi bumi. Gas ini berasal dari pemakaian energi minyak, batu bara, dan gas. Panasnya gas yang menyelimuti bumi bisa berdampak meningkatnya suhu bumi atau evolusi iklim. Oleh sebab bumi begitu panas bisa menimbulakan kebakaran hutan.
Berdasarkan keterangan dari perkiraan dalam 50 tahun yang bakal datang suhu bumi bakal meningkat 1-3 derajat celcius di khatulistiwa dan 7 derajat celcius di kedua kutub. Akibatnya, gunung-gunung es di kutub bakal mencair. Permukaan air laut naik dan dapat membenamkan daerah-daerah di pinggir laut. Sementara, wilayah yang kering bakal menjadi semakin kering.
d) Adanya Hujan Asam
Industri, terutama pengeboran logam, pembangkit listrik batu bara dan pemakaian energi minyak, batu bara dan gas sudah mengeluarakan berton-ton SO2, NO2, dan CO2. Hal ini akan berdampak turun hujan yang mempunyai sifat asam. Air hujan dengan kadar keasaman yang tinggi tersebut akan merusak hutan, mengakibatkan berkaratnya benda-benda logam (jembatan, rel). Bahkan bangunan dari beton, marmer menjadi cepat rusak.
e) Lubang Lapisan Ozon
Lapisan tipis ozon (O3) pada elevasi +-30 km di atas bumi telah kian menipis. Bahkan di sejumlah tempat sudah menjadi bobrok (berlubang). Padahal lapisan ozon bermanfaat menahan 99% dari radiasi sinar ultra violet yang berbahaya untuk kehidupan. Lapisan ozon ini rusak sebab bahan kimia, gas penyemprot minyak wangi, dan mesin pendingin. Akibat rusaknya lapisan ozon dapat memunculkan kanker kulit, kehancuran mata, dan kehancuran tanaman budidaya.
f) Adanya Bencana Alam Banjir
Bencana banjir terjadi sebab ulah insan yang tidak peduli dengan kelestarian lingkungan. Hanya karena hendak mengejar keuntungan, maka insan telah mengerjakan penebangan hutan tanpa terkendali. Demi kepentingan bisnis, daerah-daerah jalur hijau berubah menjadi sekian banyak bangunan.
4. Kekhawatiran Manusia terhadap Persenjataan Kimia dan Nuklir
Perkembangan iptek tidak menutup bisa jadi untuk mengembangkan persenjataan canggih, tergolong senjata kimia dan nuklir. Hal ini bisa membahayakan kehidupan manusia.
5. Berkembangnya Kenakalan Remaja dan Kriminalitas
Perkembangan dan penerapan iptek sudah mendorong terjadinya globalisasi. Dengan sekian banyak macam media, masing-masing orang termasuk semua remaja gampang kena pengaruh nilai kebiasaan lain, tergolong tingkah laku kekerasan. Media massa dan khususnya televisi disinggung sebagai di antara media yang paling besar pengaruhnya, khususnya untuk remaja dan insan pada umumnya.
Muncullah kenakalan remaja antara lain sebab adanya pengaruh dari luar melewati media massa tergolong film-film di televisi. Begitu pun berbagai format kriminalitas juga diprovokasi oleh media massa. Demikian uraian mengenai akibat penerapan IPTEK terhadap lingkungan hidup. Jadi, jelas penerapan IPTEK memiliki tidak sedikit keuntungan, tetapi pun ada akibat negatif yang mesti ditelusuri jalan pemecahannya. Selain akibat positif, pertumbuhan sistem informasi, komunikasi, dan transportasi pun memiliki akibat yang negatif.
Dengan adanya media informasi, komunikasi, dan transportasi ternyata telah membawa pengaruh nilai-nilai sosial kebiasaan luar yang mulai menggeser kebiasaan bangsa klasik yang adi luhung. Kehidupan individualistik mulai berkembang dan menggeser nilai-nilai kekerabatan dan gotong royong beberapa rakyat Indonesia.
Dengan semakin berkembangnya perangkat transportasi, pun menimbulkan akibat negatif. Semakin banyaknya kendaraan bermotor telah memunculkan polusi, sehingga meminimalisir kenyamanan, menganggu kesehatan masing-masing pemakai jalan, sering memunculkan kecelakaan.
IPTEK ialah akronim dari Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dimana dari akronim itu mempunyai dengan kata lain sendiri, baik Ilmu, Pengetahuan, maupun Teknologi.
Ilmu dapatlah di anggap sebagai produk, sebagai proses, dan sebagai paradigma etika.
Ilmu di anggap sebagai proses sebab ilmu adalahhasil dari pekerjaan sosial, yang berjuang memahami alam, insan dan perilakuknya baik secara pribadi atau kelompok.
Ilmu sebagai produk dengan kata lain ilmu didapatkan dari hasil cara keilmuan yang dinyatakan secara umum dan sifatnya yang universal. Oleh karena tersebut ilmu bisa diuji kebenarannya, sampai-sampai tidak mustahil sebuah teori yang telah mapan suatu ketika dapat ditumbangkan oleh teori lain.
Ilmu sebagai paradigma ilmu, sebab ilmu di samping universal, komunal, pun alat meyakinkan sekaligus bisa skeptis, tidak begitu saja gampang menerima kebenaran.
Istilah ilmu yang diajukan di atas bertolak belakang dengan istilah pengetahuan. Ilmu didapatkan melalui pekerjaan metode ilmiah atau epistemology. Jadi, epistemology adalahpembahasan bagaimana menemukan pengetahuan. Epistemologi ilmu terlukis dalam pekerjaan metode ilmiah. Sedangkan pengetahuan ialah pikiran atau pemahaman di luar atau tanpa pekerjaan metode ilmiah, sifatnya bisa dogmatis, tidak sedikit spekulasi dan tidak berpijak pada fakta empiris. Sumber pengetahuan bisa berupa hasil empiris menurut akal sehat (common sense) yang disertai mencoba-coba, intuisi (pengetahuan yang didapatkan tanpa penalaran) dan wahyu (adalahpengetahuan yang diserahkan Tuhan untuk para nabi atau utusan-Nya).
Adapun sejumlah definisi ilmu menurut keterangan dari para berpengalaman seperti yang dilansir oleh Bakhtiar tahun 2005 diantaranya ialah :
a. Mohamad Hatta, mendefinisikan ilmu ialah pengetahuan yang tertata tentang kegiatan hukum kausal dalam suatu kelompok masalah yang sama tabiatnya, maupun menurut keterangan dari kedudukannya terlihat dari luar, maupun menurut keterangan dari bangunannya dari dalam.
b. Ralph Ross dan Ernest Van Den Haag, menuliskan ilmu ialah yang empiris, rasional, umum dan sistematik, dan ke empatnya serentak.
c. Karl Pearson, menuliskan ilmu ialah lukisan atau penjelasan yang komprehensif dan konsisten tentang kenyataan pengalaman dengan istilah yang sederhana.
d. Ashley Montagu, memutuskan bahwa ilmu ialah pengetahuan yang dibentuk dalam satu sistem yang berasal dari pengamatan, studi dan eksperimen untuk menilai esensi prinsip mengenai hal yang sedang dikaji.
e. Harsojo menjelaskan bahwa ilmu adalahakumulasi pengetahuan yang disistemasikan dan sebuah pendekatan atau cara pendekatan terhadap semua dunia pengalaman yaitu dunia yang terbelenggu oleh hal ruang dan waktu, dunia yang pada prinsipnya dapat dicermati oleh panca indera manusia. Lebih lanjut ilmu didefinisikan sebagai suatu teknik menganalisis yang mengijinkan untuk ahli-ahlinya untuk mengaku suatu proposisi dalam format : “ andai …. maka “.
f. Afanasyef, mengaku ilmu ialah manusia mengenai alam, masyarakat dan pikiran. Ia menggambarkan alam dan konsep-konsep, katagori dan hukum-hukum, yang ketetapannya dan kebenarannya diuji dengan empiris praktis.
Yang dimaksud dengan atau definisi tentang ilmu pengetahuan ialah pengetahuan yang didasarkan atas fakta-fakta di mana pengujian kebenarannya ditata menurut keterangan dari suatu tingkah laku sistem. Kamus Besar Bahasa Indonesia mengaku bahwa ilmu pengetahuan ialah pengetahuan tentang sebuah bidang yang dibentuk secara bersistem menurut keterangan dari metode tertentu, yang dapat dipakai untuk menjelaskan gejala-gejala tertentu.
Ilmu pengetahuan menurut keterangan dari Horton, P, B., dan Chester L, H adalahupaya penelusuran pengetahuan yang bisa diuji dan diandalkan, yang dilaksanakan secara sistematis menurut keterangan dari tahap-tahap yang tertata dan menurut prinsip-prinsip serta formalitas tertentu sementara tekonologi ialah penerapan penemuan-penemuan ilmiah guna memecahkan masalah-masalah praktis.
Ilmu pengetahuan pada dasarnya mempunyai tiga komponen pengampu tubuh pengetahuan yang dibentuk sebagai berikut:
Ontologis, dapat ditafsirkan sebagai esensi apa yang dikaji oleh pengetahuan, sampai-sampai jelas ruang lingkup wujud yang menjadi objek penelaahannya, dengan kata beda ontologis adalahobjek formal dari sebuah pengetahuan
Epistemologis, dapat ditafsirkan sebagai teknik bagaimana pelajaran pengetahuan didapatkan dan dibentuk menjadi tubuh pengetahuan
Aksiologis, adalahasas memakai ilmu pengetahuan atau faedah dari ilmu pengetahuan.
Teknologi, teknologi adalahberasal dari bahasa Yunani, yakni tekne, yang berari pekerjaan, dan logos, berarti sebuah studi peralatan, formalitas dan cara yang dipakai pada sekian banyak cabang industri. Berikut ini pengertian teknologi menurut keterangan dari para berpengalaman :
a. Berdasarkan keterangan dari Prayitno dalam Ilyas (2001), teknologi ialah seluruh perlengkapan ide, metode, kiat benda-benda material yang dipakai dalam masa-masa dan lokasi tertentu maupun guna memenuhi keperluan manusia
b. Berdasarkan keterangan dari Mardikanto (1993), teknologi ialah suatu perilaku produk, informasi dan praktek-praktek baru yang belum tidak sedikit diketahui, diterima dan dipakai atau diterapkan oleh sebagian penduduk masyarakat dalam suatu tempat tertentu dalam rangka mendorong terjadinya perubahan pribadi dan atau semua warga masyarakat yang bersangkutan.
c. Berdasarkan keterangan dari Jaques Ellul memberi makna teknologi sebagai ”keseluruhan cara yang secara rasional mengarah dan mempunyai ciri efisiensi dalam masing-masing bidang pekerjaan manusia”. Pengertian teknologi secara umum merupakan:
proses yang menambah nilai tambah
produk yang dipakai dan didapatkan untuk mempermudah dan menambah kinerja
Struktur atau sistem di mana proses dan produk tersebut dikembamngkan dan digunakan.
d. Berdasarkan keterangan dari Iskandar Alisyahbana, teknologi sudah dikenal insan sejak jutaan tahun yang kemudian karena desakan untuk hidup yang lebih nyaman, lebih makmur dan lebih sejahtera. Jadi sejak mula peradaban sebetulnya telah terdapat teknologi, meskipun istilah “teknologi belum digunakan. Pengertian teknologi sendiri menurutnya ialah cara mengerjakan sesuatu guna memenuhi keperluan manusia dengan pertolongan akal dan alat, sehingga seolah-olah memperpanjang, memperkuat atau menciptakan lebih ampuh anggota tubuh, pancaindra dan benak manusia.
e. Wikipedia.org mendefenisikan teknologi adalahperkembangan sebuah media / perangkat yang dapat dipakai dengan lebih tepat guna guna memproses serta mengendalikan sebuah masalah.
Kesimpulannya, ilmu pengetahuan memiliki teori-teori atau rumus-rumus yang tetap, dan teknologi adalahpraktek atau ilmu terapan dari teori-teori yang berasal dari ilmu pengetahuan. Jadi ilmu pengetahuan dan teknologi memiliki saling memiliki hubungan. Jika tidak terdapat ilmu pengetahuan, teknologi tidak bakal ada.
B. Perkembangan IPTEK pada ketika ini
Perkembangan dunia iptek yang demikian pesatnya sudah membawa guna luar biasa untuk kemajuan kemajuan umat manusia. Jenis-jenis kegiatan yang sebelumnya menuntut keterampilan fisik lumayan besar, sekarang relatif sudah dapat digantikan oleh perlengkapan mesin-mesin otomatis. Sistem kerja robotis sudah mengalihfungsikan tenaga otot insan dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.
Begitupun dengan sudah ditemukannya formulasi-formulasi baru ragam kapasitas komputer, seolah sudah dapat menggeser posisi keterampilan otak insan dalam sekian banyak bidang ilmu dan kegiatan manusia. Ringkas kata, peradaban iptek yang sudah kita capai kini benar-benar telah dinyatakan dan dialami memberikan tidak sedikit kemudahan dan kenyamanan untuk kehidupan umat manusia.
Bagi masyarakat sekarang, iptek telah adalahsuatu religion. Pengembangan iptek dirasakan sebagai penyelesaian dari persoalan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator yang bakal melepaskan mereka dari kungkungan kefanaan dunia. Iptek dipercayai akan memberi umat insan kesehatan, kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap kemajuan dan kesejahteraan insan tidaklah bisa dipungkiri. Namun insan tidak dapat pula menipu diri akan fakta bahwa iptek menyebabkan malapetaka dan kesengsaraan untuk manusia. Dalam peradaban canggih yang muda, terlampau sering insan terhenyak oleh disilusi dari akibat negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia. Kalaupun iptek dapat mengungkap seluruh tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek melulu mampu memperlihatkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi mestilah lebih dari sekedar fakta obyektif. Kebenaran mesti merangkum pula bagian keadilan.
C. Dampak Positif dan Dampak Negatif dari Perkembangan Teknologi
Dilihat dari sekian banyak bidang :
1. Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam bidang informasi dan komunikasi sudah terjadi peradaban yang paling pesat. Dari peradaban dapat anda rasakan akibat positipnya antara lain:
a. Kita bakal lebih cepat menemukan informasi-informasi yang akurat dan teranyar di bumi unsur manapun melewati internet
b. Kita bisa berkomunikasi dengan teman, maupun family yang paling jauh melulu dengan melewati handphone
c. Kita menemukan layanan bank yang dengan paling mudah. Dan lain-lain
Disamping keuntungan-keuntungan yang anda peroleh ternyata peradaban kemajuan teknologi itu dimanfaatkan pun untuk hal-hal yang negatif, antara lain:
a. Pemanfaatan jasa komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
b. Penggunaan informasi tertentu dan website tertentu yang ada di internet yang dapat disalah pakai fihak tertentu untuk destinasi tertentu
c. Kerahasiaan perangkat tes semakin dalam bahaya Melalui internet saya dan anda bisa memperoleh informasi mengenai tes psikologi, dan bahkan dapat mendapat layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
d. Kecemasan teknologi, selain tersebut ada kegelisahan skala kecil dampak teknologi komputer. Kerusakan komputer sebab terserang virus, kehilangan sekian banyak file urgen dalam komputer inilah sejumlah contoh stres yang terjadi sebab teknologi. Rusaknya modem internet sebab disambar petir.
2. Bidang Ekonomi dan Industri
Dalam bidang ekonomi teknologi berkembang paling pesat. Dari peradaban teknologi dapat anda rasakan guna positifnya antara lain:
a. Pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi
b. Terjadinya industrialisasi
c. Produktifitas dunia industri semakin meningkat. Kemajuan teknologi bakal meningkatkan keterampilan produktivitas dunia industri baik dari aspek teknologi industri maupun pada aspek jenis produksi. Investasi dan reinvestasi yang dilangsungkan secara besar-besaran yang bakal semakin menambah produktivitas dunia ekonomi. Di masa depan, akibat perkembangan teknologi di dunia industri bakal semakin penting. Tanda-tanda telah mengindikasikan bahwa bakal segera hadir teknologi bisnis yang memungkinkan konsumen secara individual mengerjakan kontak langsung dengan pabrik sampai-sampai pelayanan dapat dilakukan secara langsung dan selera pribadi dapat dipenuhi, dan yang lebih urgen konsumen tidak butuh pergi ke toko.
d. Persaingan dalam lingkungan kerja sehingga menuntut pekerja guna selalu meningkatkan skill dan pengetahuan yang dimiliki. Kecenderungan pertumbuhan teknologi dan ekonomi, akan dominan pada penyerapan tenaga kerja dan kualifikasi tenaga kerja yang diperlukan. Kualifikasi tenaga kerja dan jumlah tenaga kerja yang diperlukan akan merasakan perubahan yang cepat. Akibatnya, edukasi yang diperlukan ialah pendidikan yang menghasilkan tenaga kerja yang dapat mentransformasikan pengetahuan dan skill cocok dengan tuntutan keperluan tenaga kerja yang berubah tersebut.
e. Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi dapat menjadikan produk kedokteran menjadi komoditi Meskipun demikian terdapat pula akibat negatifnya antara lain; 1. terjadinya pengangguran untuk tenaga kerja yang tidak memiliki kualifikasi yang cocok dengan yang dibutuhkan; 2.Sifat konsumtif sebagai dampak kompetisi yang ketat pada era globalisasi akan pun melahirkan generasi yang secara moral merasakan kemerosotan: konsumtif, boros dan mempunyai jalan pintas yang bermental “instant”.
3. Bidang Sosial dan Budaya
Akibat peradaban teknologi dapat kita lihat
a. Perbedaan jati diri pria dan wanita. Banyak pakar yang berasumsi bahwa sekarang semakin besar porsi perempuan yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan evolusi perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya adalahpekerjaan lelaki semakin menonjol. Data yang tertulis dalam kitab Megatrend for Women : From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John Naisbitt (1993) mengindikasikan bahwa peran perempuan dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin tidak sedikit wanita yang menginjak bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan sekian banyak jabatan urgen lainnya.
b. Meningkatnya rasa percaya diri. Kemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan gejala yang menarik. Perkembangan dan peradaban ekonomi telah menambah rasa percaya diri dan keawetan diri sebagai sebuah bangsa bakal semakin kokoh. Bangsa-bangsa Barat bukan lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
c. Tekanan, persaingan yang tajam di beragam aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan mencetuskan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras.
Meskipun demikian peradaban teknologi akan dominan negatip pada aspek budaya:
a. Kemerosotan moral di kalangan penduduk masyarakat, terutama di kalangan remaja dan pelajar. Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlampau menekankan pada upaya pemenuhan sekian banyak keinginan material, telah mengakibatkan sebagian penduduk masyarakat menjadi “kaya dalam pelajaran tetapi kurang mampu dalam rohani”.
b. Kenakalan dan tindak membias di kalangan remaja semakin bertambah semakin lemahnya kewibawaan tradisi-tradisi yang terdapat di masyarakat, laksana gotong royong dan tolong-menolong sudah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan urgen dalam membuat kesatuan sosial. Akibat lanjut dapat dilihat bersama, kenakalan dan tindak membias di kalangan remaja dan pelajar semakin bertambah dalam sekian banyak bentuknya, laksana perkelahian, corat-coret, pelanggaran kemudian lintas hingga tindak kejahatan.
c. Pola interaksi antar insan yang berubah. Kehadiran komputer pada banyak sekali rumah tangga kelompok menengah ke atas sudah merubah pola interaksi keluarga. Komputer yang disambungkan dengan telpon sudah membuka peluang untuk siapa saja untuk bersangkutan dengan dunia luar. Program internet relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah menciptakan orang asyik dengan kehidupannya sendiri. Selain tersebut tersedianya sekian banyak warung internet (warnet) sudah memberi kesempatan kepada tidak sedikit orang yang tidak mempunyai komputer dan drainase internet sendiri guna berkomunikasi dengan orang lain melewati internet. Kini semakin tidak sedikit orang yang menguras waktunya sendirian dengan komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak dapat asyik membual dengan rekan dan orang asing kapan saja.
4. Bidang Pendidikan
Teknologi memiliki peran yang sangat urgen dalam bidang edukasi antara lain:
a. Munculnya media massa, terutama media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan. Dampak dari urusan ini ialah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang mempermudah siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Dengan peradaban teknologi terciptalah metode-metode baru yang menciptakan siswa dapat memahami materi-materi yang abstrak, sebab materi itu dengan pertolongan teknologi dapat dibuat abstrak.
c. Sistem pembelajaran tidak mesti melewati tatap muka Dengan peradaban teknologi proses pembelajaran tidak mesti mempertemukan murid dengan guru, tetapi dapat juga memakai jasa pos internet dan lain-lain.
Disamping tersebut juga muncul akibat negatif dalam proses edukasi antara lain:
a. Kerahasiaan perangkat tes semakin dalam bahaya Program tes inteligensi laksana tes Raven, Differential Aptitudes Test bisa diakses melewati compact disk. Implikasi dari persoalan ini merupakan, tes psikologi yang terdapat akan gampang sekali bocor, dan pengembangan tes psikologi mesti berpacu dengan kecepatan pembocoran melewati internet tersebut.
b. Penyalahgunaan pengetahuan untuk orang-orang tertentu untuk mengerjakan tindak kriminal. Kita tahu bahwa peradaban di badang pendidikan pun mencetak generasi yang berepngetahuan tinggi tetapi memiliki moral yang rendah. Contonya dengan ilmu komputer yang tingi maka orang akan berjuang menerobos sistem perbangkan dan lain-lain.
5. Bidang politik
Beberapa akibat yang dapat dimunculkan dalam dunia politik :
a. Timbulnya ruang belajar menengah baru Pertumbuhan teknologi dan ekonomi di area ini bakal mendorong munculnya ruang belajar menengah baru. Kemampuan, kemampuan serta gaya hidup mereka telah tidak tidak sedikit berbeda dengan ruang belajar menengah di negara-negera Barat. Dapat diramalkan, ruang belajar menengah baru ini bakal menjadi pelopor guna menuntut kemerdekaan politik dan kebebasan berasumsi yang lebih besar.
b. Proses regenerasi kepemimpinan. Sudah barang tentu pergantian generasi kepemimpinan ini akan dominan dalam gaya dan substansi politik yang diterapkan. Nafas kemerdekaan dan persamaan semakin kental.
c. Di dunia politik internasional, pun ada kecenderungan tumbuh berkembangnya regionalisme. Kemajuan di bidang teknologi komunikasi sudah menghasilkan kesadaran regionalisme. Ditambah dengan peradaban di bidang teknologi transportasi sudah menyebabkan bertambahnya kesadaran tersebut. Kesadaran tersebut akan terwujud dalam bidang kerjasama ekonomi, sampai-sampai regionalisme akan mencetuskan kekuatan ekonomi baru.
Sehingga, dari uraian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa peradaban teknologi ialah sesuatu yang tidak dapat kita hindari dalam kehidupan ini, sebab kemajuan teknologi bakal berjalan cocok dengan peradaban ilmu pengetahuan. Teknologi yang sebetulnya adalahalat bentu/ekstensi keterampilan diri manusia. Dewasa ini, sudah menjadi suatu kekuatan otonom yang malah ‘membelenggu’ perilaku dan gaya hidup anda sendiri. Dengan daya pengaruhnya yang paling besar, sebab ditopang pula oleh system-sistem sosial yang kuat, dan dalam kecepatan yang kian tinggi, teknologi sudah menjadi pengarah hidup manusia. Masyarakat yang rendah keterampilan teknologinya ingin tergantung dan melulu mampu bereaksi terhadap akibat yang dimunculkan oleh kecanggihan teknologi.
Perkembangan teknologi memang paling diperlukan. Setiap inovasi dibuat untuk memberikan guna positif untuk kehidupan manusia. Memberikan tidak sedikit kemudahan, serta sebagai teknik baru dalam melakukan kegiatan manusia. Khusus dalam bidang teknologi masyarakat telah menikmati tidak sedikit manfaat yang diangkut oleh inovasi-inovasi yang telah didapatkan dalam dasawarsa terakhir ini. Namun insan tiudak dapat menipu diri sendiri akan fakta bahwa teknologi mendatangkan sekian banyak efek negatif untuk manusia.
D. Dampak Iptek Terhadap Masyarakat dan Budaya Setempat
Penerapan Iptek dalam pembangunan telah menambah kehidupan masyarakat dan memajukan kehidupan bangsa dan negara di sekian banyak sektor. Namun mesti disadari di balik semua tersebut ada dampak-dampak negatifnya terhadap lingkungan hidup. Yang dimaksud lingkungan hidup dalam urusan ini ialah menyangkut lingkungan alam, lingkungan sosial dan budaya. Lingkungan alam ialah segala situasi alam baik yang organik maupun anorganik (tumbuh-tumbuhan, binatang, air, tanah, batuan, udara, dan lain-lain).
Sedangkan lingkungan sosial ialah semua insan yang terdapat di sekitar, baik perorangan maupun kumpulan ( contohnya keluarga, rekan sepermainan, tetangga, dan rekan sekerja). Kemudian pun menyangkut lingkungan budaya, yaitu hal-hal yang sehubungan dengan karya cipta dan hasil tindakan atau tingkah laku insan misalnya yang mencantol gagasan, norma, kepercayaan, adat istiadat, pakaian, rumah, dan lain-lain.
1. Perubahan Tata Nilai
Berbagai penemuan teknologi telah membawa perubahan yang begitu cepat dalam tata kehidupan masyarakat. Perubahan tersebut antara lain teknik orang bekerja, gaya hidup, dan tata nilai masyarakat. Berbagai penemuan dan penerapan teknologi sudah membuka fase industrialisasi. Teknologi dan industrialisasi ingin mempercepat tempo kehidupan, pengangkutan serba cepat, dan komunikasi secepat kilat.
Ciri masyarakat industrialis bakal samgat tergantung pada produk teknologi. Ketergantungan ini sudah mendorong pada pilihan-pilihan yang berhubungan dengan reward (keuntungan) dan cost (biaya). Untuk menjangkau kesejahteraan hidup, orang ingin untuk mendapatkan deviden dan memperkecil biaya. Hal ini sudah mengarahkan insan ke dalam paham materialisme. Akibatnya, ketergantungan insan terhadap sesamanya semakin berkurang. Ikatan sosial tradisional bakal semakin luntur dan berpindah pada ikatan kepentingan dengan pertimbangan untung dan rugi. Muncullah tata nilai kebiasaan yang individual materialistik. Nilai-nilai kegotong-royongan, khususnya di lingkungan masyarakat kota mulai melemah.
2. Adanya Kesenjangan Sosial
Perkembangan industri dapat menambah pendapatan dan membuka lapangan kerja. Tetapi pun memunculkan kesenjangan sosial di masyarakat. Muncullah kumpulan masyarakat empunya modal yang kaya bahkan menjadi konglomerat, tetapi pun ada kumpulan masyarakat yang tidak mempunyai ketrampilan. Mereka yang tidak menguasai teknologi bakal semakin ketinggalan dan hidup miskin. Terjadilah jurang perbedaan yang begitu dalam antara si kaya dan si miskin. Hal ini bisa mendorong keirihatian sosial dan kerawanan keamanan.
3. Merosot dan Rusaknya Lingkungan Alam
Akibat dari semakin bertambahnya jumlah penduduk, dan penerapan Iptek yang kurang budiman telah menimbulakan kemerosotan kualitas lingkungan alam. Bahkan tidak melulu merosot, tetapi pun mulai timbul kerusakan-kerusakan sistem lingkungan alam. Beberapa masalah lingkungan yang sehubungan dengan merosot dan rusaknya kualitas lingkungan alam, sebagai berikut:
a) Kemerosotan Kualitas dan Kuantitas Sumber Daya Alam
Merosotnya kualitas dan kuantitas sumber daya alam tersebut terjadi antara lain sebab pemanfaatan lingkungan alam yang berlebihan mendahului kemampuan, sampai-sampai alam tersebut sulit dipulihkan.. Perkembangan Iptek dipacu untuk memburu keuntungan dan kesejahteraan diri manusia tersebut sendiri. Hal ini sudah mendorong sekian banyak praktek teknologi yang mengeksploitasi sumber daya alam secara tidak cukup bertanggung jawab, sebab semata-mata guna kemewahan. Akibatnya, sumber daya alam anda menjadi menipis.
Kualitas sumber daya yang merasakan kemunduran lumayan parah ialah sumber daya air. Di sekian banyak wilayah, baik air tawar maupun air laut mulai merasakan pencemaran, misalnya sebab tercampur dengan logam berat, adanya bakteri coli dan tinja. Sumber air tanah pun mulai ternoda oleh gabungan air laut. Sebagai misal di Jakarta telah meresap sejauh 5-8 km dari pantai (jadi telah sampai selama Monas).
b) Pencemaran oleh Limbah dan Bahan Berbahaya
Terjadi perusakan pada sekian banyak sumber daya alam sudah menurunkan faedah dari sumber alam, laksana air, udara, tanah, dan bahan makanan. Pencemaran ini diakibatkan oleh limbah, khususnya dari area industri. Yang sangat dikhawatirkan ialah pemakaian bahan kimia yang berbahaya, laksana industri pestisida dan munculnya limbah B3 (bahan beracun berbahaya) dari area industri.
c) Meningkatnya Lapisan Gas CO2 dan Kenaikan Suhu Bumi
Akibat adanya akibat kamar kaca telah mengakibatkan menebalanya lapisan gas CO2 yang menyelubungi bumi. Gas ini berasal dari pemakaian energi minyak, batu bara, dan gas. Panasnya gas yang menyelimuti bumi bisa berdampak meningkatnya suhu bumi atau evolusi iklim. Oleh sebab bumi begitu panas bisa menimbulakan kebakaran hutan.
Berdasarkan keterangan dari perkiraan dalam 50 tahun yang bakal datang suhu bumi bakal meningkat 1-3 derajat celcius di khatulistiwa dan 7 derajat celcius di kedua kutub. Akibatnya, gunung-gunung es di kutub bakal mencair. Permukaan air laut naik dan dapat membenamkan daerah-daerah di pinggir laut. Sementara, wilayah yang kering bakal menjadi semakin kering.
d) Adanya Hujan Asam
Industri, terutama pengeboran logam, pembangkit listrik batu bara dan pemakaian energi minyak, batu bara dan gas sudah mengeluarakan berton-ton SO2, NO2, dan CO2. Hal ini akan berdampak turun hujan yang mempunyai sifat asam. Air hujan dengan kadar keasaman yang tinggi tersebut akan merusak hutan, mengakibatkan berkaratnya benda-benda logam (jembatan, rel). Bahkan bangunan dari beton, marmer menjadi cepat rusak.
e) Lubang Lapisan Ozon
Lapisan tipis ozon (O3) pada elevasi +-30 km di atas bumi telah kian menipis. Bahkan di sejumlah tempat sudah menjadi bobrok (berlubang). Padahal lapisan ozon bermanfaat menahan 99% dari radiasi sinar ultra violet yang berbahaya untuk kehidupan. Lapisan ozon ini rusak sebab bahan kimia, gas penyemprot minyak wangi, dan mesin pendingin. Akibat rusaknya lapisan ozon dapat memunculkan kanker kulit, kehancuran mata, dan kehancuran tanaman budidaya.
f) Adanya Bencana Alam Banjir
Bencana banjir terjadi sebab ulah insan yang tidak peduli dengan kelestarian lingkungan. Hanya karena hendak mengejar keuntungan, maka insan telah mengerjakan penebangan hutan tanpa terkendali. Demi kepentingan bisnis, daerah-daerah jalur hijau berubah menjadi sekian banyak bangunan.
4. Kekhawatiran Manusia terhadap Persenjataan Kimia dan Nuklir
Perkembangan iptek tidak menutup bisa jadi untuk mengembangkan persenjataan canggih, tergolong senjata kimia dan nuklir. Hal ini bisa membahayakan kehidupan manusia.
5. Berkembangnya Kenakalan Remaja dan Kriminalitas
Perkembangan dan penerapan iptek sudah mendorong terjadinya globalisasi. Dengan sekian banyak macam media, masing-masing orang termasuk semua remaja gampang kena pengaruh nilai kebiasaan lain, tergolong tingkah laku kekerasan. Media massa dan khususnya televisi disinggung sebagai di antara media yang paling besar pengaruhnya, khususnya untuk remaja dan insan pada umumnya.
Muncullah kenakalan remaja antara lain sebab adanya pengaruh dari luar melewati media massa tergolong film-film di televisi. Begitu pun berbagai format kriminalitas juga diprovokasi oleh media massa. Demikian uraian mengenai akibat penerapan IPTEK terhadap lingkungan hidup. Jadi, jelas penerapan IPTEK memiliki tidak sedikit keuntungan, tetapi pun ada akibat negatif yang mesti ditelusuri jalan pemecahannya. Selain akibat positif, pertumbuhan sistem informasi, komunikasi, dan transportasi pun memiliki akibat yang negatif.
Dengan adanya media informasi, komunikasi, dan transportasi ternyata telah membawa pengaruh nilai-nilai sosial kebiasaan luar yang mulai menggeser kebiasaan bangsa klasik yang adi luhung. Kehidupan individualistik mulai berkembang dan menggeser nilai-nilai kekerabatan dan gotong royong beberapa rakyat Indonesia.
Dengan semakin berkembangnya perangkat transportasi, pun menimbulkan akibat negatif. Semakin banyaknya kendaraan bermotor telah memunculkan polusi, sehingga meminimalisir kenyamanan, menganggu kesehatan masing-masing pemakai jalan, sering memunculkan kecelakaan.
Kursus Komputer bersertifikat. Lembaga kursus Citra Telematika menyelenggarakan :
1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital
1. Aplikasi Perkantoran
2. Desain Grafis
3. Jaringan Komputer
4. Robotika
5. Pemasaran Digital
![]() |
| Citra Telematika - Kursus Komputer di Majalengka |
Jl. Raya Timur No. 65, Ciborelang, Jatiwangi
Kab. Majalengka
(0233) 8281236 | 085216667297

Komentar
Posting Komentar