Kursus komputer majalengka - kerajinan tangan dri majalengka
Kursus komputer majalengka
Boboko ialah salah satu kerajinan tangan yang tercipta dari bambu. Boboko telah ada semenjak lama dan adalahsalah satu pekerjaan mata pencaharian sehari-hari. Kerajinan tangan ini adalahsalah satu format kerajinan tangan yang tidak saja dijadikan pajangan atau dekorasi tetapi yang sangat sering dimanfaatkan dari boboko ini ialah sebagai lokasi nasi, membasuh beras saat akan dimasak dan masih tidak sedikit lagi manfaatnya tergantung dari keperluan pemanfaatan boboko ini. Di sejumlah daerah boboko memiliki format yang variatif contohnya saja di desa Mindi familiar dengan boboko belangan, wilayah leuwikujang familiar dengan boboko aten-aten, trajaya familiar dengan boboko belangan tutup.
Di sejumlah desa yang terdapat di Kabupaten Majalengka pengrajin anyaman bambu Boboko ini sangat tidak sedikit dan bervariatif jenisnya. Boboko di buatan di berberapa desa diantaranya Desa Mindi, Leuwikujang, Nanggerang, Patuanan, Trajaya, Kumbung, Leuwilaja, Rajawangi, Buniwangi, dan sejumlah desa lainnya di kabupaten Majalengka.
Beberapa langkah proses penciptaan boboko
Ngirat
Tahapan ini adalahtahapan paling mula dalam penciptaan boboko. Ngirat dalam istilah disini ialah proses penciptaan boboko guna melakukan pekerjaan memotong, megukur, mencuci bambu yang masih dalam format
Ngahuwaan atau Ngaraut
Tahapan kedua sesudah ngirat ialah “ngaraut” pada langkah ini adalahtahapan mencuci dan menghaluskan bambu yang sudah dicukur sesuai ukuran yang dinginkan sampai-sampai menghasilkan potongan-potongan bambu yang bersih dan halus
Miritan
Merupakan tahapan mula menganyam, miritan bermula dari kata birit dalam bahasa Indonesia ialah membuat pantat dengan kata lain proses menganyam guna menghasilkan dasar boboko. Jumlah birit seringkali berjumlah 24 buah guna jenis boboko unyil
Mucuan
Merupakan tahap menciptakan sudut. Boboko ini seringkali mempunyai empat sudut yang lancip berbentuk kerucut yang nantinya dijadikan penopang dalam proses penciptaan nyokoan
Nyarungsuman
Nyarungsum adalahproses menyulam jumlah birit. Setelah proses mucuan dilaksanakan maka tahapan berikutnya ialah nyarungsum yang merupakan tahapan menambah jumlah butiran sampai-sampai akan menghasilkan boboko yang lebih kembung
Ngepangan
Tahap ini adalahtahap menganyam yang sangat lama, pada etape ngepangan tidak sedikit sekali sekian banyak model motifnya. Ada yang motif bintang, dan ada pun yang biasa 2 x 2 atau tindih 2
Ngawengkuan
Merupakan tahapan menciptakan simetris atas yang adalahtempat guna menopang tali atau langkah nalikeun dalam bahasa sundanya.
Nalikeun
Merupakan proses mengikat hasil dari ngawengkuan bahanya seringkali terbuat dari plastic namun kalo jaman dahulu masih tercipta dari bambu.
Nyokoan
Merupakan lokasi untuk menopang boboko pada unsur bawah
Ngantet
Merupakan langkah akhir untuk seringkali proses ngantet ini jumlah boboko berjumlah 20 atau 1 kodi.
Demikian tentang kerajinan tangan dari bambu ini. semoga berfungsi oia, andai ada yang perlu boboko, kontek ajah ya
Boboko ialah salah satu kerajinan tangan yang tercipta dari bambu. Boboko telah ada semenjak lama dan adalahsalah satu pekerjaan mata pencaharian sehari-hari. Kerajinan tangan ini adalahsalah satu format kerajinan tangan yang tidak saja dijadikan pajangan atau dekorasi tetapi yang sangat sering dimanfaatkan dari boboko ini ialah sebagai lokasi nasi, membasuh beras saat akan dimasak dan masih tidak sedikit lagi manfaatnya tergantung dari keperluan pemanfaatan boboko ini. Di sejumlah daerah boboko memiliki format yang variatif contohnya saja di desa Mindi familiar dengan boboko belangan, wilayah leuwikujang familiar dengan boboko aten-aten, trajaya familiar dengan boboko belangan tutup.
Di sejumlah desa yang terdapat di Kabupaten Majalengka pengrajin anyaman bambu Boboko ini sangat tidak sedikit dan bervariatif jenisnya. Boboko di buatan di berberapa desa diantaranya Desa Mindi, Leuwikujang, Nanggerang, Patuanan, Trajaya, Kumbung, Leuwilaja, Rajawangi, Buniwangi, dan sejumlah desa lainnya di kabupaten Majalengka.
Beberapa langkah proses penciptaan boboko
Ngirat
Tahapan ini adalahtahapan paling mula dalam penciptaan boboko. Ngirat dalam istilah disini ialah proses penciptaan boboko guna melakukan pekerjaan memotong, megukur, mencuci bambu yang masih dalam format
Ngahuwaan atau Ngaraut
Tahapan kedua sesudah ngirat ialah “ngaraut” pada langkah ini adalahtahapan mencuci dan menghaluskan bambu yang sudah dicukur sesuai ukuran yang dinginkan sampai-sampai menghasilkan potongan-potongan bambu yang bersih dan halus
Miritan
Merupakan tahapan mula menganyam, miritan bermula dari kata birit dalam bahasa Indonesia ialah membuat pantat dengan kata lain proses menganyam guna menghasilkan dasar boboko. Jumlah birit seringkali berjumlah 24 buah guna jenis boboko unyil
Mucuan
Merupakan tahap menciptakan sudut. Boboko ini seringkali mempunyai empat sudut yang lancip berbentuk kerucut yang nantinya dijadikan penopang dalam proses penciptaan nyokoan
Nyarungsuman
Nyarungsum adalahproses menyulam jumlah birit. Setelah proses mucuan dilaksanakan maka tahapan berikutnya ialah nyarungsum yang merupakan tahapan menambah jumlah butiran sampai-sampai akan menghasilkan boboko yang lebih kembung
Ngepangan
Tahap ini adalahtahap menganyam yang sangat lama, pada etape ngepangan tidak sedikit sekali sekian banyak model motifnya. Ada yang motif bintang, dan ada pun yang biasa 2 x 2 atau tindih 2
Ngawengkuan
Merupakan tahapan menciptakan simetris atas yang adalahtempat guna menopang tali atau langkah nalikeun dalam bahasa sundanya.
Nalikeun
Merupakan proses mengikat hasil dari ngawengkuan bahanya seringkali terbuat dari plastic namun kalo jaman dahulu masih tercipta dari bambu.
Nyokoan
Merupakan lokasi untuk menopang boboko pada unsur bawah
Ngantet
Merupakan langkah akhir untuk seringkali proses ngantet ini jumlah boboko berjumlah 20 atau 1 kodi.
Demikian tentang kerajinan tangan dari bambu ini. semoga berfungsi oia, andai ada yang perlu boboko, kontek ajah ya
Komentar
Posting Komentar